Sabtu, 09 November 2013

kalimat efektif dan turunan



BARCELONA

            Barca didirikan oleh Joan Gamper, seorang pengusaha berkebangsaan Swiss. Gamper ke Spanyol untuk urusan bisnis dengan beberapa orang Inggris dan Spanyol. Mereka menyukai sepakbola dan kemudian sepakat membuat sebuah klub pada 28 November 1899. Selain pendiri klub, Gamper menjadi salah satu pemain Barca sampai tahun 1903. Lima pemain yang meraih penghargaan Balon d’Or (Pemain Terbaik Eropa) saat masih memperkuat Barca, yaitu: Luis Suarez tahun 1960, Johan Cruyff tahun 1973-1974, Hristo Stoitchkov tahun 1994, Rivaldo tahun 1999 dan Ronaldinho tahun 2005. Empat pemain yang pernah mendapatkan penghargaan FIFA World Player of the Year, yaitu: Romario Faria da Souza tahun 1944, Ronaldo tahun 1996, Rivaldo tahun 1999 dan Ronaldinho tahun 2004-2005.
            Rekor penonton terbanyak di Camp Nou 120 ribu orang, dalam putaran pertama pertandingan perempat-final Piala Champions melawan Juventus pada 5 Maret 1986. Sejak 1955, Barca satu-satunya tim yang berpartisipasi setiap tahun di kompetisi Eropa, baik di Liga Champions, Piala UEFA, Piala Winners, sampai sekarang. Serta pemegang juara Piala Winners terbanyak, yaitu empat kali juara tahun 1979, 1982, 1989 dan 1997.


PELANGI DI BALIK DUKA

            Malam itu malam yang panjang dari hari biasanya. Ketika berjalan ke pintu, aku melihat Nenek masih berada di sebelah Kakek. Melihat mereka dari pintu, aku ragu tidak ingin mengganggu. Mereka berpegangan tangan dan berbicara perlahan. Perbincangan mereka lebih banyak diselingi dengan diam.
            Istrinya mengulurkan tangan untuk merapikan rambut yang jatuh ke dahinya. Sebagai pengamat amatir, bahkan aku dapat melihat bagaimana cinta mereka menciptakan kedamaian di sekitarnya. Tetes air mata menetesi pipi keriput sang istri, menandakan dukanya yang luar biasa di malam itu.
            Beberapa tahun kemudian setelah Kakek meninggal, dan itu tepat di tanggal pernikahan mereka. Nenek duduk di kebun belakang bersama kucingnya, memikirkan betapa dia merindukan Kakek.
            Nenek tinggal di atas bukit. Ketika dia melihat ke gedung-gedung di bawah rumahnya, tiba-tiba sebuah balon terbang mendarat langsung ke tangannya. Bentuknya seperti hati dan disana tertera kata-kata “Aku mencintaimu dan sangat merindukanmu.”

Tidak ada kepedihan yang lebih besar daripada kenangan akan kebahagiaan di saat duka

Sumber:
Jack Canfield, Mark Victor Hansen dan Peter Vegso,Chicken Soup for the Soul Love Stories,PT Gramedia Pustaka Utama,Jakarta:2010


Tidak ada komentar:

Posting Komentar